6 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Umrah Backpacker ke Tanah Suci

Bagi traveler yang berminat untuk umrah backpacker ke Tanah Suci, ada beberapa hal yang wajib traveler ketahui.

Arab News
Mekkah 

TRIBUNTRAVEL.COM - Umrah menjadi salah satu pilihan bagi umat Muslim yang ingin ke Tanah Suci.

Tak seperti ibadah haji, umrah tidak menghabiskan waktu yang lama.

Meski begitu, umrah tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Tak heran jika muncul istilah umrah backpacker, di mana jemaah tetap bisa beribadah umrah dengan biaya yang lebih terjangkau.

Elly Basri Lubis, salah satu penulis buku 'Umrah Backpacker: A to Z Berumrah Ala Backpacker' mengatakan, umrah secara backpacker bisa mendapatkan kesempatan tiket murah dan membawa barang yang sedikit.

LIHAT JUGA:

 

Menurutnya, dalam umrah backpacker, jemaah juga bisa pergi sendiri ke Tanah Suci.

Bagi traveler yang berminat untuk umrah backpacker ke Tanah Suci, ada beberapa hal yang wajib traveler ketahui.

1. Mengurus visa

Petugas menyiapkan paspor dan visa jamaah calon haji (JCH) di gedung Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sukolilo, Surabaya, Kamis (6/7/2017).
Petugas menyiapkan paspor dan visa jamaah calon haji (JCH) di gedung Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sukolilo, Surabaya, Kamis (6/7/2017). (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Tidak seperti negara lain, mengurus visa Arab Saudi tidak bisa dilakukan seorang diri.

Meski akan melakukan umrah backpacker, traveler tetap membutuhkan travel agent untuk membantu membuat visa umrah.

Meski begitu, traveler tetap menyiapkan dokumen jauh-jauh hari.

Biaya visa umrah umumnya terbagi menjadi tiga, yaitu processing fee sebesar SAR 93,19 atau sekitar Rp 349 ribu, basic ground service SAR 105 atau sekitar Rp 394 ribu, dan goverment fee SAR 300 atau sekitar Rp 1,1 juta.

Tarif tersebut berlaku flat untuk mereka yang pernah maupun belum pernah umrah, karena visa progresif telah dihapuskan.

2. Bujet yang harus disiapkan

Petugas jemaah haji melakukan salat berjamaah di dalam kabin pesawat Garuda Indonesia yang akan menuju Jeddah, Arab Saudi, Rabu (10/7/2019).
Petugas jemaah haji melakukan salat berjamaah di dalam kabin pesawat Garuda Indonesia yang akan menuju Jeddah, Arab Saudi, Rabu (10/7/2019). (TRIBUNNEWS/M HUSEIN SANUSI)

Dalam umrah reguler, biasanya jemaah umrah harus menyiapkan bujet sekitar Rp 20-27 juta.

"Biaya umrah itu tergantung program, kalau yang promo itu Rp 16-17 juta per orang," kata Bendahara Umum Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA, Ali Umasudi kepada Kompas.com.

Sementara itu, untuk umrah backpacker membutuhkan biaya sekitar Rp 8-10 juta.

Bujet untuk umrah backpacker tergantung dari harga tiket pesawat yang didapatkan jemaah umrah.

Selain itu, traveler juga bisa memilih penginapan yang agak jauh dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk mendapatkan tarif yang lebih miring.

3. Bisa berangkat kapan saja

Seorang jemaah haji sujud syukur saat tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalan Baru, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (24/9/2016).
Seorang jemaah haji sujud syukur saat tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalan Baru, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (24/9/2016). (BANGKA POS/RESHA JUHARI)
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved